Bertani di Balik Kabut

Desa Tengger terakhir sebelum puncak Mahameru yang menghadapi komoditas impor, ancaman hama, dan erosi. Kabut putih berarak menuruni lembah. Pekatnya seketika menelan perbukitan di kaki Semeru dari pandangan mata. Di dasar lembah, 22 pria sedang berpacu mendahului turunnya hujan untuk memanen kentang. Mereka baru menyelesaikan seperempat dari 2.500 meter persegi tanah yang harus dibongkar. Padahal […]... Info selengkapnya tentang Bertani di Balik Kabut klik http://www.acehkita.com/bertani-di-balik-kabut/

Belum ada Komentar untuk "Bertani di Balik Kabut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel